Senin, 22 Maret 2010

ISTILAH-ISTILAH DI PASAR MODAL

Sebelum berbisnis saham, hendaknya dipelajari istilah-istilah yang berhubungan dengan pasar modal, khususnya yang berkaitan dengan saham. Berikut ini beberapa istilah di pasar modal :

1. Pasar Perdana

Suatu tempat dimana secara teoritis dana masyarakat pertama kali ditarik, di pasar perdanalah suatu saham pertama kali dijual (Saham Perdana) dengan menerbitkan prospektus kepada masyarakat dengan perantara perusahaan penjamin emisi yang disebut penjamin (Under Writer)

2. Pasar Sekunder

Merupakan pasar yang sesungguhnya, dimana pialang saham dapat menjual dan membeli saham perusahaan yang terdaftar dengan mewakili investor

3. Emiten

Suatu perusahaan yang menerbitkan saham (emisi) dan surat berharga lainnya yang biasa disebut Issuer

4. Investor

Setiap pemilik modal yang melakukan pembelian saham atau surat berharga di Pasar Modal.

5. Hari Bursa

Di Indonesia, hari bursa berlangsung dari hari Senin sampai Jum’at, dan dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama berlangsung dari jam 10.00-12.00 dan sesi kedua dimulai dari jam 13.00-15.00

6. Harga Nominal

Harga nominal setiap lembar saham di tetapkan oleh emiten. Jadi harga nominal adalah harga par value (pari) yang besarnya tergantung dari keinginan emiten.

7. Harga perdana

Harga saham sebelum didaftarkan di bursa efek, setelah bernegosiasi dengan penjamin emisi baru diketahui jumlah saham yang akan dijual kepada masyarakat yang kemudian dibuka counter untuk melakukan penjualan saham emiten. Harga perdana tergantung persetujuan emiten dan penjamin emisi dengan mempertimbangkan beberapa hal, yaitu : goodwill, kondisi pasar, dan prospek perusahaan

8. Harga Pasar

Harga jual saham antar investor . harga pasar akan terjadi setelah tercatat di bursa dan transaksi tidak lagi melibatkan emiten dan penjamin emisi. Bagi investor, harga di pasar sekunderlah yang perlu diperhatikan karena kecil kemungkinan terjadi rekayasa harga antara investor dan emiten

9. Harga Pembukaan

Terjadi setelah saham tercatat di bursa dan diperdagangkan setiap hari terkecuali terdapat hal-hal yang melarang saham tersebut di perdagangkan, seperti suspend dan pemalsuan saham. Harga pasar berbeda dengan harga pembukaan. Harga Pasar adalah jumlah nilai uang yang disepakati anta penjual dan pembeli saat terjad transaksi, sedangkan Harga Pembukaan adlah harga yang diminta oleh penjual atau pembeli saat jam bursa dibuka

10. Harga Penutupan

Merupakan harga yang diminta oleh penjual atau pembeli pada akhir hari bursa (penutupan bursa). Harga yang disepakati pada saat transaksi tersebut disebut harga pasar sekaligus menjadi harga penutupan pada hari bursa tersebut.

11. Harga Rata-rata

Adalah harga tertinggi ditambah harga terendah dan dibagi dua, atau dapat dihitung dengan menjumlahkan semua variasi harga kemudian dibagi dengan banyaknya variasi harga yang dilambangkan dengan n, harga rata-rata saham dapat dicatat setiap hari, mingguan, bulanan, atau tahunan. Dengan mengetahui harga rata-rata saham dapat ditentukan kekuatan dan kelemahannya dalam periode tertentu.

12. Agio Saham

Adalah selisih antara harga nominal dan harga perdana, yang berarti keuntungan yang diperoleh karena harga jual lebih tinggi dari harga beli. Kebalikan dari Agio saham adalah Disagio Saham.

13. Capital Gain

Adalah kelebihan harga jual di atas harga beli yang terjadi di Pasar Sekunderyang merupakan keuntungan investor. Dapat pula terjadi karena harga jual saham di Pasar Sekunder di atas Harga Beli

14. Capital Loss

Merupakan kebalikan dari capital gain yakni kerugian yang dialami investor karena harga beli di pasar perdana/pasar sekunder lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual di pasar sekunder

15. Deviden

Bagian dari laba yang dibagi kepada para pemegang saham berdasarkan pada keutusan Rapat Umum Pemegang Saham

16. Yield

Adalah suatu keuntungan yang diperoleh investor, baik dari capital gain maupun dari deviden. Yield dinyatakan dalam presentase dari modal yang diinvestasikan. Sedangkan deviden yield adalah keuntungan dari deviden. Total Yield adalah keuntungan yang diperoleh investor dari capital gain ditambah deviden yield.

17. Earning Per Share (EPS)

Merupakan sejumlaj laba dari detipa lembar saham. Pada umumnya EPS dihitung dengan cara : keuntungan yang diperoleh emiten setelah dikurangi pajak dan sebelum dikurangi dengan pembagian deviden dibagi dengan jumlah saham yang beredar.

18. Price Earning Ratio (PER)

Perhitungan dilakukan dengan cara membagi harga pasar saham dengan EPS

19. Nilai Buku

Bagi emiten, nilai buku adalah sisa nilai asset setelah dikurangi dengan semua kewajiban perusahaan

Bagi perusahaan yang dilikuidasi, nilai buku mencerminkan berapa bagian yang akan diterima investor

Bagi investor, nilai buku tidaklah penting karena tidak berpengaruh atau tidak memiliki hubungan dengan penghasilan perusahaan dan harga pasar saham.

20. Indeks Beta

Untuk mengetahui tingkat sensitifitas suatu saham terhadap kondisi pasar. Indeks Beta ditentukan dengan cara membandingkan antara risiko yang dimiliki suatu saham terhadap risiko seluruh saham yang tercermin pada fluktuasi harga saham dan harga pasar rata-rata dari seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar